...
.. Aku hampir tak
percaya akan semua yang ku ketahui hari ini.. Semua rahasia yang akhirnya
terbongkar semua rasa sakit dan kecewa Yang betul2 menggerogoti hati dan
perasaanku..
Sahabat.. Ku tak
habis fikir akan Masalah ini..
Mengapa kau tega
melakukannya padaku.. Kau tau akan semua rasaku yang masih ada terhadapnya..
Namun kau tega menjadi jurang rasa sakitku..
Ku tau.. Semua ini
bukan salahmu seorang..
Namun, Jika memang
kau Menganggap ku sebagai seorang sahabat dalam hidupmu, harusnya kau katakan
padaku.. Tentang masalah itu.. Tentang dia yang kini menyukaimu, dan tentang
dia yang Menaruh harapan padamu..
Ketahuilah
sahabatku.. Ku begitu sakit mendengar semua ini.. Berita yang ku ketahui bukan
langsung ku dengar darimu.. Melainkan dari teman dekatmu yang lain…
Sahabat..
Ku tak melarang
untuk kau memilikinya.., karena ku sadar, kini dia bukan milikku lagi, dan
diapun bebas dan berhak jika menyukai sosok yang lain.. Begitupula denganmu,
Yang bebas memiliki perasaan terhadapnya, maupun sosok pribadi yang lain..
Hanya saja, Cara
kalian yang salah, cara kalian yang membuatku terluka.., tak pernahkah kalian
berfikir tentang perasaanku, tentang betapa hancurnya aku jika ku ketahui semua
ini ..??
Ku slalu menjaga
perasaanmu, namun mengapa kau tak bisa menjaga perasaanku ..??
Pantaskah Aku Marah
..?? Seandainya kalian berperasaan..!! Kalian pasti mengizinkan tuk ku MARAH
pada kalian..
Sahabat.. Maafkan
Aku, jika ku mengambil keputusan sepihak..
Keputusan yang
sungguh begitu berat tuk ku ambil.. Namun, ini untuk kebaikan kita .. Ku ingin
kau memiliki sosok yang kau inginkan, sosok yang menginginkanmu, dan sosok yang
dapat menjagamu… dan Dia berhak atas itu, begitupun dirimu…
Aku akan belajar
tuk Mengikhlaskan dan Menerima semua ini, Menerima semua kesakitan yang tak
dapat ku pungkiri adanya..